Manajemen inventory adalah kunci operasional. Praktik sederhana—seperti update stok segera setelah penjualan, dan pengelompokan SKU—dapat menghemat waktu dan mengurangi kesalahan manual.

Sistem Inventory untuk Skala UMKM

Mulailah dengan spreadsheet terstruktur jika volume masih kecil. Saat bisnis tumbuh, migrasi ke sistem inventory digital yang mendukung sinkronisasi ke marketplace akan menghemat banyak waktu.

Forecasting Sederhana

Gunakan data penjualan bulanan untuk memperkirakan kebutuhan stok. Tetapkan safety stock untuk produk dengan lead time pasokan yang lama.

Integrasi & Otomasi

Untuk penjual multi-channel, gunakan solusi yang melakukan sinkronisasi stok otomatis sehingga menghindari overselling dan konflik stok antar marketplace.

1. Gunakan Sistem yang Sesuai Skala

UMKM bisa mulai dengan spreadsheet rapi, lalu migrasi ke sistem sederhana atau software inventory ketika volume meningkat. Pilih sistem yang bisa sinkron ke marketplace bila perlu.

2. Kategorisasi & SKU

Beri kode SKU yang konsisten untuk memudahkan pencarian dan pelaporan. Buat kategori logis berdasarkan tipe produk, ukuran, atau warna.

3. Safety Stock & Forecasting

Hitung safety stock untuk mengantisipasi fluktuasi permintaan. Gunakan data penjualan historis untuk perkiraan kebutuhan stok.

4. Sinkronisasi Multi-Channel

Jika Anda menjual di beberapa marketplace, gunakan tool atau manajemen terpusat agar stok selalu sinkron dan menghindari overselling.

Kesimpulan

Mulai dari kebiasaan baik (update stok cepat) dan sistem sederhana, kemudian tingkatkan ke tools yang mendukung pertumbuhan Anda. Mau dibantu setup inventory dan sinkronisasi? Hubungi kami.